Cara Belajar Mobil Nggak Pakai Nabrak

Cara Belajar Mobil
Cara Belajar Mobil
Cara Belajar Mobil

Ada yang bilang kalau belajar mengendarai kendaraan mulai dari sepeda, sepeda motor sampai mobil akan terasa kurang kalau belum pernah nabrak? Hah, masa iya sih. Nyatanya banyak dari para pengendara pemula yang memilih untuk jatuh atau menabrak saat belajar daripada ketika praktek nantinya. Sebagian besar dari pengendara juga sering kali mengabaikan tips-tips dan teori cara berkendara yang aman. Padahal dengan mengetahui poin-poin ‘membosankan’ tersebut justru akan membuat proses belajar mengemudi menjadi lebih cepat. Selain membuat periode belajar yang lebih pendek, akan menurunkan risiko menabrak atau hal-hal lain yang tidak diinginkan ketika belajar mobil. Jadi cara belajar mobil tidak melulu langsung praktek ya bro. Tidak ada salahnya mempelajari teori terlebih dahulu. Ngomong-ngomong soal metodenya, apa aja ya hal yang perlu diperhatikan kalau mau belajar mengemudi. Yuk simak informasinya berikut ini.

Tahu dan Kenal Fitur Mobil yang Akan dikendarai

Ini adalah hal yang paling penting sebelum belajar mobil. Kita harus tahu fungsi dari amsing-masing kontrol yang ada di dalam mobil. Tahu dan bisa membedakan yang mada gas, kopling dan gas. Jangan sampai tertukar. Berbahaya nantinya. Ketika nanti berkendara sendiri, tentu jalanan tidak akan sendirian. Masih ada mobil-mobil lain yang sama-sama dikendarai olehorang lain. Sehingga perlu juga untuk memahami fungsi lampu sign juga klakson.

Fokus dan Konsentrasi

Fokus dan konsentrasi adalah hal yang penting ketika berkendara. Tidak jarang kita melihat slogan ‘aman berkendara karena anak dan istri menunggu di rumah’. Slogan ini akan banyak muncul khususnya ketika memasuki musim liburan atau lebaran. Karena volume kendaraan dijalanan akan meningkat pesat. Tidak jarang ada pengendara yang ingin segera sampai ke tujuan dan mengabaikan tingkat konsentrasinya. Sehingga dalam kondisi mengantuk dan konsentrasi menurun, mobil terus di gas agar segera sampai ke tujuan. Slogan-slogan tersebut menjadi tanda, bahwa kehilangan kosentrasi dijalanan bukan hanya membahayakan diri sendiri. Tetapi akan membahayakan orang lain juga. Jadi, keep concentrate!

Baca Juga :  Macam-Macam Mobil Murah Tapi Tidak Murahan

Mencari Lokasi Latihan yang Jauh Dari Keramaian

Jika kamu termasuk orang yang baru akan belajar mobil. Maka pastikan tempat latihan pertama adalahs ebuah lapangan luas dan tidak terlalu ramai. Mungkin jika dalam keadaan ramai akan membahayakan orang-orang yang berada di sekitar, ketika kamu belum mampu mengendalikan secara penuh mobil yang dikendarai. Selain minim orang, pastikan jarak antara mobil yang kamu kendarai dengan mobil lain yang sama-sama sedang belajar mobil berjauhan. Siapa tahu satu dari kalian ada yng kehilangan kendali dan malah saling membahayakan.

Selalu Waspada untuk Mengerem Ketika Sudah Stabil

Ketika sudah stabil, terkadang kamu menjadi terpacu untuk menambah kecepatan. Karena dianggap sudah mulai mahir mengendalikan kereta besi ini. Sehingga tidak jarang ada yang melupakan rem dan ketika menghadapi rintangan seperti belokan atau ada lampu merah kamu kewalahan dan panik sampai lupa posisi rem. Oleh karena itu, sebagai seorang yang baru belajar jangan pernah lupa dimana posisi dari masing-masing pedal dan fungsinya ya.

Bagaimana mas brur dan mba sis, mantapkan tips cara mengendarai mobil dari mimin yang informatif ini. Jangan sampai kamu gagal mendapatkan Surat Izin Mengemudi pertamamu setelah melakukan test drive ya. Selain itu pastikan keamanan dan keselamatan siapapun yang ikut menumpang di mobil kamu ya. Okedeh itu dia informasi yang bisa mimin sampaikan. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Happy weekend and cherrio!

.